Menjawab tantangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, InfoPOM sebagai media informasi pengawasan obat dan makanan harus terus berbenah baik isi maupun pengemasannya. Tak hanya InfoPOM, segala macam produk informasi Badan POM, harus memperhatikan sudut pandang pembaca agar pesan dapat dimengerti dan dipahami. Oleh karena itu, pada Hari Kamis, 25 Februri 2016 bertempat di Aula Gedung C Badan POM, Pusat Informasi Obat dan Makanan (PIOM) mengadakan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Populer serta materi Brand Image Badan POM sebagai Institusi Pemerintah.
Cara menulis yang baik harus terus diasah oleh anggota Tim InfoPOM, serta penulis maupun redaktur pengelola penerbitan di Badan POM. Pelatihan ini menjadi sarana upaya peningkatan wawasan dan kompetensi pegawai Badan POM yang terlibat didalamnya. Pelatihan sekaligus rapat perdana Tim InfoPOM dihadiri dan dibuka oleh Drs. Tepy Usia, M.Phill, Ph.D, Kepala Pusat Riset Obat dan Makanan, sebagai Ketua Tim Inovasi dan Ilmiah Badan POM. Mayong Suryo Laksono, salah satu wartawan senior Indonesia, menjadi narasumber sekaligus instruktur dalam pelatihan kepenulisan. Pelatihan juga menghadirkan Dra. Aziza Nuraini, Apt, M.M selaku narasumber yang menyampaikan materi Brand Image Badan POM.
"Menulis artikel bukanlah pekerjaan seniman, yang hanya dinikmati oleh penulisnya. Penulis harus merasa puas ketika tulisannya dibaca dan bermanfaat bagi pembaca”, demikian yang disampaikan Bapak Mayong. Pada sesi praktek, peserta diajak untuk berlatih dalam penyuntingan terhadap artikel untuk dapat dilihat bagaimana kesesuaian kerangka, alur, dan bahasa.
Pada sesi kedua, Ibu Aziza Nuraini menyampaikan pentingnya brand image atau lebih dikenal pula dengan corporate branding dalam penyampaian materi informasi. Jika brand image Badan POM telah terbentuk maka segala pesan yang disampaikan Badan POM menjadi sangatlah mudah. Oleh karena itu, upaya brand image Badan POM yang telah diaktualisasikan melalui penerapan petunjuk penggunaan logo agar dapat diterapkan secara terus menerus tidak hanya oleh unit tertentu atapun pemberi informasi akan tetapi seluruh Pegawai dan kegiatan Badan POM.
Semakin berkembangnya dunia digital, maka bergeser pula tren produk informasi. InfoPOM harus mampu melakukan terobosan, hal ini akan dimulai pada Tahun 2016 dan kedepannya.
Pusat Informasi Obat dan Makanan
